Terima Gelar Adat Kehormatan Bupati Dillah Hikmah Sari Puti Betuah Payung Negri Dari LAM provinsi Jambi
- account_circle Ariawijaya
- calendar_month Sel, 21 Okt 2025
- visibility 341
- comment 0 komentar

Portal Sabak News.com — Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dilla Hikmasari Hich, ST, menerima Gelar Adat Kehormatan “Puti Betuah Payung Negeri” dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi, Selasa (21/10/2025). Prosesi adat berlangsung khidmat di Rumah Dinas Bupati Tanjab Timur, Muara Sabak.
Gelar kehormatan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum LAM Provinsi Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM (HBA), sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kepemimpinan Bupati Dilla dalam menjaga serta mengembangkan nilai-nilai adat Melayu di wilayahnya.
Menurut LAM Provinsi Jambi, gelar “Puti Betuah Payung Negeri” melambangkan tanggung jawab besar seorang pemimpin daerah untuk menjadi pelindung, pembina, dan pengayom masyarakat sesuai dengan nilai-nilai adat Melayu Jambi.
Prosesi adat diawali dengan Ijak Kepala Kerbau, tradisi sakral yang menandakan kesiapan pemimpin dalam memikul amanah dan tanggung jawab adat. Rangkaian acara dilanjutkan dengan cuci kaki santan bemanis, tabur beras kunyit, serta penyambutan adat oleh para tokoh masyarakat dan pengurus LAM Kabupaten Tanjab Timur.
Suasana upacara berlangsung meriah namun tetap khidmat, disaksikan oleh tamu undangan, tokoh adat, serta masyarakat yang memadati area Rumah Dinas Bupati.
Usai menerima gelar adat, Bupati Dilla menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk menjaga amanah tersebut dengan sepenuh hati.
“Gelar adat ini bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah yang mengingatkan saya akan tanggung jawab besar sebagai pemimpin. Ini panggilan untuk terus melestarikan dan menegakkan adat Melayu di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung,” ujar Bupati Dilla.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai adat dan budaya Melayu akan terus menjadi bagian penting dalam arah pembangunan daerah.
“Kami ingin memastikan adat dan budaya Melayu tetap kokoh di tengah arus perubahan zaman. Pemerintah daerah akan terus memperkuat pondasi keagamaan, kebudayaan, dan keluarga sebagai dasar pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum LAM Provinsi Jambi, Hasan Basri Agus, menyampaikan bahwa penganugerahan gelar adat kepada Bupati Dilla merupakan bentuk pengakuan atas kepemimpinan yang berpegang pada nilai-nilai adat dan kearifan lokal.
“Gelar adat ini menjadi simbol kepercayaan dan tanggung jawab moral. Kami berharap Bupati Dilla terus menjaga dan menegakkan nilai-nilai luhur adat Melayu Jambi,” ungkap HBA.
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, pengurus LAM Provinsi dan Kabupaten, serta masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya prosesi adat.
- Penulis: Ariawijaya

Saat ini belum ada komentar