MUI Buka Suara Soal Kapolri, Tegak Lurus Ke Presiden Bukan Kepihak Lain
- account_circle Ariawijaya
- calendar_month Jum, 6 Feb 2026
- visibility 136
- comment 0 komentar

Portal Sabak News.com – Majelis Ulama Indonesia (Majelis Ulama Indonesia/MUI) menegaskan dukungannya terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan usai audiensi antara jajaran pimpinan MUI dan Kapolri di Mabes Polri, Jakarta.
MUI menyatakan bahwa Kapolri harus “tegak lurus di bawah Presiden” sesuai dengan sistem ketatanegaraan dan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Menurut MUI, penempatan Polri langsung di bawah Presiden dinilai penting untuk menjaga kejelasan komando, efektivitas penegakan hukum, serta stabilitas keamanan nasional.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri untuk tetap profesional, netral, dan fokus pada kepentingan bangsa dan negara. Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri akan terus bersinergi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan, termasuk MUI, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
MUI menilai sinergi antara Polri dan elemen keagamaan memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan nasional, meredam potensi konflik sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Dukungan ini juga disampaikan di tengah kembali mengemukanya wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu.
Sebagaimana diketahui, sesuai ketentuan hukum yang berlaku, Polri berada langsung di bawah Presiden sebagai kepala pemerintahan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, MUI berharap Polri terus menjaga profesionalisme dan meningkatkan kepercayaan publik.**
- Penulis: Ariawijaya

Saat ini belum ada komentar