Penggerebekan Dan pembakaran Arena Judi Sabung Ayam
- account_circle Ariawijaya
- calendar_month Sel, 27 Jan 2026
- visibility 210
- comment 0 komentar

Portal Sabak News.com – Penggerebekan dan pembakaran arena judi sabung ayam di Kecamatan Bangkala oleh aparat kepolisian Polres Jeneponto kini memunculkan tanda tanya besar. Alih-alih menghentikan praktik perjudian, langkah tersebut justru diduga menjadi bagian dari pola operasi semu. Pasalnya, aktivitas judi sabung ayam dilaporkan tetap berlangsung, bahkan berpindah lokasi ke wilayah hukum Polsek Tamalatea.
Berdasarkan penelusuran tim investigasi LSM Inakor Sulsel, para pemain dan panitia judi sabung ayam diduga telah mengetahui rencana penggerebekan sebelum aparat turun ke lokasi. Arena di Bangkala memang dibakar, namun aktivitas inti perjudian disebut telah lebih dulu “diamankan” dengan memindahkan jadwal dan lokasi.
Seorang pemain yang dikonfirmasi mengakui bahwa pertandingan tetap berlangsung.
“Hari ini sudah final, pemenang sudah dapat hadiah,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa penggerebekan sebelumnya tidak menyentuh jaringan utama, melainkan hanya lokasi yang sudah “dikorbankan”.
Menurut Inakor Sulsel, pola serupa telah berulang dan mengindikasikan adanya sistem informasi internal yang bocor.
Dugaan Bekingan: Oknum Aparat Disebut
Ketua Tim Investigasi LSM Inakor Sulsel, Aswar, secara terbuka menyebut adanya dugaan bekingan dalam praktik judi sabung ayam tersebut.
“Dari hasil investigasi dan informasi yang kami himpun, praktik judi ini diduga mendapat perlindungan oknum. Nama yang mencuat antara lain Kanit Pegasus serta oknum dari Pom Angkatan Darat berinisial Hengky,” ungkapnya.
Aswar menilai, bila dugaan tersebut benar, maka praktik judi sabung ayam di Jeneponto bukan lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan telah menyentuh persoalan serius terkait integritas dan pembiaran.
- Penulis: Ariawijaya

Saat ini belum ada komentar