Bupati Tanjung Jabung Timur Hj.Dillah Hikmah Sari Pimpin Langsung Apel Siaga
- account_circle Ariawijaya
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 33
- comment 0 komentar

Portal Sabak News com – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar Apel Siaga dan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Kantor Bupati Tanjung Jabung Timur, Senin (15/06/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai tanda dimulainya pelaksanaan pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026.
Apel siaga dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, serta dihadiri Kepala BPS Tanjab Timur Wasi Riyanto, unsur Forkopimda, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara Pemkab Tanjab Timur dan 234 petugas sensus yang akan bertugas di lapangan.
Pelaksanaan apel siaga ini menjadi momentum penting untuk menandai dimulainya sensus yang dimulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah Tanjung Jabung Timur berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan sensus berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.
Dalam sambutannya, Bupati Dillah Hikmah Sari mengajak seluruh masyarakat Tanjung Jabung Timur untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya kepada petugas sensus.
Menurut Dillah, data yang diperoleh dari sensus ekonomi memiliki peran yang sangat strategis karena akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan sektor ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Sensus ekonomi sangat penting karena hasilnya akan menjadi dasar dalam pengambilan berbagai kebijakan pembangunan. Data yang akurat akan membantu pemerintah merancang program yang tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi daerah,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan sensus tidak hanya bergantung pada petugas yang turun ke lapangan, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
Ia berharap masyarakat dapat menerima kehadiran petugas sensus dan memberikan keterangan yang dibutuhkan secara jujur dan lengkap sehingga data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi perekonomian di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Wasi Riyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 234 petugas lapangan untuk melaksanakan pendataan di seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Menurutnya, para petugas tersebut telah mendapatkan pembekalan dan pelatihan sebelum diterjunkan ke lapangan agar mampu menjalankan tugas pendataan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh BPS.
Wasi mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha berskala besar yang berada di luar sektor pertanian.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi sumber informasi penting bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi, mendorong investasi, meningkatkan daya saing usaha, serta memperkuat perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat dapat memberikan dukungan penuh kepada petugas sensus yang datang ke lapangan. Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat dan petugas, data yang dihasilkan akan lebih akurat dan berkualitas sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi pembangunan daerah di masa mendatang,” kata Wasi.
Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan BPS berharap dapat memperoleh data ekonomi yang komprehensif sebagai landasan dalam menyusun berbagai program pembangunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.**
- Penulis: Ariawijaya

Saat ini belum ada komentar